
Kampanye Anti Riba dan Relevansinya Saat Ini
Kampanye anti riba kini menggema luas, terutama di kalangan anak muda dan komunitas hijrah. Ini bukan sekadar isu keuangan, melainkan bentuk perlawanan terhadap sistem yang bertentangan langsung dengan syariat Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan sesuatu riba yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka riba itu tidak bertambah di sisi Allah. Tetapi zakat yang kamu berikan karena mencari keridhaan Allah, maka (itulah) orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya).” (QS. Ar-Ruum: 39)
Ayat ini menjelaskan bahwa riba tidak akan membawa keberkahan, sementara zakat akan dilipatgandakan oleh Allah. Dengan kata lain, sedekah adalah investasi spiritual yang lebih bermakna.
Riba: Ancaman Nyata yang Dilaknat Rasulullah SAW

Bahaya riba tidak bisa diremehkan. Dalam hadits sahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW melaknat pelaku riba, orang yang menjadi perantaranya, penulis akad, serta para saksinya. Ini menunjukkan betapa seriusnya larangan tersebut.
Namun demikian, dalam menyampaikan kampanye anti riba, kita harus berhati-hati. Jangan sampai semangat kita justru mencederai adab terhadap Rasulullah dengan menyebarkan hadits palsu atau tidak sahih. Kejujuran dalam berdakwah adalah bagian dari menghormati beliau.
Riba Modern: Lebih Sistematis, Lebih Merugikan
Jika kita menengok ke masa jahiliyah, riba baru dikenakan ketika peminjam gagal membayar utangnya tepat waktu. Berbeda dengan hari ini, riba sudah muncul sejak awal akad. Bahkan, banyak layanan keuangan konvensional menjerat masyarakat melalui sistem bunga sejak hari pertama.
Karena itulah, praktik riba semakin berbahaya dan perlu dilawan dengan sistem yang adil. Salah satu bentuk perlawanan tersebut adalah melalui sedekah.
Sedekah: Solusi Konkrit Memusnahkan Riba

Allah SWT menegaskan dalam QS. Al-Baqarah: 276:
“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah…”
Riba disebut bersama dengan kekafiran dan dosa, sedangkan sedekah dipasangkan dengan iman dan amal shalih. Artinya, sedekah bukan hanya solusi ekonomi, tapi juga cara menyelamatkan iman.
Selain itu, sedekah juga bisa menjadi pengganti sistem riba dalam bentuk:
- Al-Qardh al-Hasan, yaitu pinjaman tanpa bunga kepada yang membutuhkan
- Mudharabah, yakni kerja sama usaha dengan sistem bagi hasil
Dengan dua sistem ini, umat Islam bisa menjalankan transaksi keuangan tanpa melanggar syariat.
Siapa Saja Bisa Bersedekah
Tidak hanya orang kaya yang bisa bersedekah. Selama seseorang memiliki hati yang lapang, ia akan mudah berbagi. Sebaliknya, sekaya apa pun seseorang jika hatinya kikir, maka satu rupiah pun terasa berat untuk dikeluarkan.
Karena itu, nilai sedekah terletak pada keikhlasan, bukan jumlahnya.
Sedekah Pangkal Kaya
Selama ini kita sering mendengar pepatah “menabung pangkal kaya”. Namun sejatinya, yang membuat kita kaya bukan menabung, melainkan hidup hemat. Maka, perlu kita ubah menjadi: “sedekah pangkal kaya.”
Kenapa demikian? Karena sedekah membawa keberkahan. Salah satu makna barakah adalah ziyadah fi khair – bertambahnya kebaikan. Tanda hidup yang penuh barakah adalah semakin dekatnya seseorang dengan Allah, bukan hanya sehat, kaya, atau panjang umur.
Bahkan, dalam kondisi sakit pun barakah bisa hadir, seperti yang terjadi pada Nabi Ayyub AS. Kesabarannya dalam sakit justru menjadikannya semakin dicintai Allah.
Lawan Riba, Giatkan Sedekah

Gerakan anti riba adalah bentuk perlawanan terhadap sistem yang merugikan umat. Tetapi perjuangan tidak cukup hanya dengan seruan. Perlu aksi nyata melalui sedekah, pinjaman tanpa bunga, dan kerja sama usaha yang halal.
Jika budaya sedekah tumbuh subur, maka riba akan kehilangan tempatnya. Mari kita ubah arah peradaban: dari bunga ke berkah, dari riba ke ridha Allah.
Penutup: Dari Sedekah ke Palestina, Satu Gerakan, Banyak Kebaikan

Hari ini, kita menyaksikan penderitaan yang mendalam dialami saudara-saudara kita di Gaza, Palestina. Di tengah krisis kemanusiaan dan penjajahan yang terus berlangsung, mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita. Maka dari itu, menjadikan sedekah sebagai gaya hidup bukan hanya menolong diri kita keluar dari jerat riba, tetapi juga membuka jalan untuk membela umat.
Setiap rupiah yang kita sedekahkan dengan ikhlas, bisa menjadi penawar luka bagi ibu-ibu Palestina yang kehilangan anaknya, atau bagi anak-anak yang kehilangan tempat tinggal. Sedekah kita adalah napas bagi perjuangan mereka.
Mari lawan riba, tumbuhkan sedekah, dan kirimkan cinta untuk Gaza. Karena ketika satu tubuh umat sakit, seluruh tubuh ikut merasakannya.
Cek Artikel kami Edisi 009 Januari 2023 untuk Sumber asli artikel diatas di link ini
Ayoo Sedekah di ODOJ Untuk Negeri dan bantu Sesama di link ini
وَاللهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ، وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ









