
Di pelosok-pelosok negeri, jauh dari pusat kota dan fasilitas yang memadai, ada sosok-sosok mulia yang tetap berdiri teguh mengajarkan kalamullah. Mereka adalah dai dan guru ngaji yang setiap hari menempuh perjalanan panjang, melewati jalan berbatu, memasuki kampung kecil dan hunian sederhana, hanya untuk memastikan anak-anak Muslim dapat membaca dan memahami Al-Qur’an.

Mereka mengabdi dalam keterbatasan.
Mereka mengajar meski honor tidak menentu.
Mereka membimbing generasi Qur’ani dengan hati yang penuh ikhlas.
Dan sering kali, mereka melakukannya tanpa suara, tanpa sorotan, tanpa keluhan.
Melalui program “Hadirkan Senyum Untuk Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri”, komunitas One Day One Juz (ODOJ) berupaya memberikan dukungan nyata agar semangat dakwah mereka tidak pernah padam. Bantuan ini hadir untuk meringankan kebutuhan hidup para guru ngaji dan dai, sehingga mereka dapat terus fokus menyebarkan ilmu dan menjaga cahaya Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Salah satu bukti perhatian ODOJ adalah penyaluran santunan langsung kepada Bapak Binuri, seorang guru ngaji di Palu yang telah bertahun-tahun mengabdi di wilayah pelosok. Bantuan tersebut menjadi tanda bahwa perjuangan beliau tidak sendiri. Ada saudara-saudara seiman yang peduli, mendukung, dan ingin beliau terus menjadi lentera bagi murid-muridnya.
Kini, kami mengajak Anda untuk menjadi bagian dari perjuangan ini.
Dengan donasi Anda, kita dapat memperkuat dakwah, memberdayakan para guru ngaji, dan menghidupkan lebih banyak majelis ilmu di penjuru negeri.
Apa pun yang mereka ajarkan, setiap huruf yang dibaca murid-murid mereka, akan menjadi aliran pahala jariyah bagi Anda.

Mari hadirkan senyum, ketenangan, dan semangat baru untuk para penjaga cahaya Al-Qur’an.
Karena di tangan merekalah, lahir generasi beriman yang akan menerangi masa depan bangsa.